Penularan penyakit cacing hati terjadi ketika nyamuk pembawa larva cacing hati yang berukuran mikroskopis menggigit kucing untuk memakan darah.
Larva kemudian aktif dan bermigrasi ke host/ inang baru dan berkembang lebih lanjut saat mereka melakukan perjalanan melalui jaringan subkutan didalam tubuh kucing. Pada rentan waktu sekitar 3-4 bulan mereka biasanya menetap didalam arteri dan pembuluh darah paru-paru kucing kemudian berlanjut dengan berkembang melalui perkawinan cacing jantan dan betina ( Dirofilaria immitis ).
Waktu yang dibutuhkan untuk mulai berkembang dari parasit berukuran mikroskopis itu masuk kedalam tubuh kucing sampai cacing betina berkembang menjadi cacing dewasa dan menghasilkan keturunan yang disebut mikrofilaria adalah sekitar delapan bulan.
Ini disebut sebagai periode prepaten dan durasinya lebih lama daripada penularan pada anjing. Siklus ini akan terulang lagi ketika nyamuk mengambil darah dari kucing yang sedang terinfeksi dan menyedot mikrofilaria kedalam sistem pencernaan untuk kemudian ditularkan pada kucing lain
Larva kemudian aktif dan bermigrasi ke host/ inang baru dan berkembang lebih lanjut saat mereka melakukan perjalanan melalui jaringan subkutan didalam tubuh kucing. Pada rentan waktu sekitar 3-4 bulan mereka biasanya menetap didalam arteri dan pembuluh darah paru-paru kucing kemudian berlanjut dengan berkembang melalui perkawinan cacing jantan dan betina ( Dirofilaria immitis ).
Waktu yang dibutuhkan untuk mulai berkembang dari parasit berukuran mikroskopis itu masuk kedalam tubuh kucing sampai cacing betina berkembang menjadi cacing dewasa dan menghasilkan keturunan yang disebut mikrofilaria adalah sekitar delapan bulan.
Ini disebut sebagai periode prepaten dan durasinya lebih lama daripada penularan pada anjing. Siklus ini akan terulang lagi ketika nyamuk mengambil darah dari kucing yang sedang terinfeksi dan menyedot mikrofilaria kedalam sistem pencernaan untuk kemudian ditularkan pada kucing lain
RSS Feed