Meskipun dikenal dengan berbagai nama, namun sebenarnya penyakit dengan nama berbeda tersebut disebabkan oleh virus berbeda pula. FP virus ini tergolong virus yang jahat, karena dapat membunuh dengan cepat membagi sel-selnya dengan cepat. Kerugian dari penyebaran sel pada virus ini dapat membuat kucing komplikasi dan infeksi/peradangan hasil bakteri.
|
Feline Panleukopenia (FPL) merupakan suatu penyakit kucing yang disebabkan oleh virus feline parvo, dimana virus ini sangat cepat menular. Dari tahun ke tahun penyakit ini telah dikenal dengan berbagai nama yaitu distemper kucing, enteritis (radang usus disertai memar yang cepat menyebar), demam kucing dan penyakit tifus kucing.
Meskipun dikenal dengan berbagai nama, namun sebenarnya penyakit dengan nama berbeda tersebut disebabkan oleh virus berbeda pula. FP virus ini tergolong virus yang jahat, karena dapat membunuh dengan cepat membagi sel-selnya dengan cepat. Kerugian dari penyebaran sel pada virus ini dapat membuat kucing komplikasi dan infeksi/peradangan hasil bakteri.
0 Comments
Rambut kucing kesayangan yang menempel pada sofa atau baju mungkin merupakan hal yang sudah biasa bagi pemilik kucing, tetapi apabila jumlah kerontokan semakin banyak pasti ada rasa khawatiran bagi pemilik kucing, apakah hewan kesayangannya sakit ataukah ada sesuatu yang terjadi dalam tubuhnya.
Masalah kerontokan rambut / alopecia kucing merupakan masalah yang umum terjadi, apalagi pada kucing yang memiliki tipe rambut panjang seperti kucing Persia. Untuk menangani kerontokan tentunya harus didasarkan pada penyebab terjadinya hal tersebut.
Kucing kamu tampak lemas tak bergairah? Nafsu makannya menurun drastic? Ada bau busuk dari mulutnya? Sobat Meongers perlu waspada, karena bisa jadi si kucing kesayangan sedang terinfeksi virus calici yang menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan atas.
Virus calici dapat menyebar dengan mudah di lingkungan, dan menyebabkan penyakit respratorik pada kucing. Virus tersebut dapat menular dari berbagai cara seperti dengan kontak langsung, melalui udara yang tercemar virus dari penderita yang bersin, makan satu mangkuk dengan kucing sakit, dan dari lingkungan yang terkontaminasi virus.
Tidak hanya canine distemper pada anjing yang harus di waspadai saat musim-musim pancaroba dan musim hujan seperti saaat ini, tapi juga hati-hati dengan feline distemper yang sewaktu waktu dapat menyerang kucing kesayangan anda. Sebagaimana penyakit yang disebabkan virus lainnya, feline distemper telah banyak membuat ownerkucing pusing karena bahayanya virus ini.
Feline distemper, disebut juga sebagai penyakit Panluekopenia,disebabkan parvovirus, sangat mudah menular dari kucing satu ke lainnya. Virus agen penyakit ini menyerang sumsum tulang dan kelenjar limpa kucing, dimana kedua organ ini bertugas sebagai “pabrik imunitas” tubuh, virus juga menyerang jaringan syaraf dan organ pencernaan seperti halnya canine parvo virus yang menyerang anjing.
Dalam kondisi darurat (emergency) kucing harus segera mendapatkan pertolongan, kalau tidak akan berakibat fatal/kematian. Pertolongan yang terbaik tentunya oleh dokter hewan, akan tetapi kalau kondisi tidak memungkinkan maka harus ada yang dilakukan oleh pemilik atau siapa saja yg berada di sekitar hewan tersebut.
Ada beberapa kondisi yang harus di berikan pertolongan pertama pada kucing adalah sbb :
TOKSOPLASMA memang membahayakan bagi manusia. Apalagi kalau seseorang mengalami toksoplasma akibat alergi bulu kucing. Orang yang mengalami alergi bulu kucing disebabkan karena kandungan protein tinggi di tubuh kucing.
Biasanya protein tersebut ada di dalam air liur kucing, urine, dan bulunya.Umumnya, seseorang yang mengalami alergi bulu kucing memiliki sistem kekebalan tubuh sensitif. Terlebih, bulu kucing sensitif mengandung bakteri atau virus yang memicu alergen.
Seorang dokter menggunakan cara yang aneh untuk mengobati pasiennya yang alergi. Ia menggunakan air liur kucing dan vodka. Kedua bahan itu digunakan dalam vaksin yang dibuatnya sendiri. Parahnya lagi vaksinasi tersebut diberikan ke pasien yang sebagian besar berusia tujuh hari.
Vaksinasi tersebut padahal belum mendapatkan izin digunakan. Namun, Dr. Ming Te Lin sudah memberikan vaksinasi buatan untuk pasien itu selama lebih dari satu dekade seperti dilansir Healthaim, Jumat (6/10/2016).
Toksoplasma merupakan penyakit infeksi yang ditemukan pada hewan di peternakan atau binatang peliharaan. Kucing merupakaan pembawa (carrier) penyakit ini dan dapat menularkan kepada manusia melalui tinja, terutama bila sudah kering dan terhirup oleh manusia.
Meski kucing dapat menyebarkan penyakit ini, mereka bukan sumber utama infeksi pada manusia. Manusia lebih mungkin mengalami toksoplasma saat mengonsumsi daging mentah atau tidak mencuci tangan sampai bersih setelah memegang daging.
Kaum wanita yang sedang merencanakan kehamilan tidak perlu mengkhawatirkan penularan parasit toksoplasma dari binatang peliharaan. Yang perlu diperhatikan adalah kebersihan diri dan lingkungan karena parasit Toxoplasma gondii menyebar melalui makanan dan air.
Sobat Meongers saat ini ada yang sedang memiliki anak kucing / kitten? apakah anak kucingmu pernah mengalami diare? Tahukah kamu? Diare bisa menyebabkan dehidrasi dan memicu penyakit berbahaya pada anak kucing, lho. Yuk ketahui dulu apa saja yang bisa menyebabkan diare pada anak kucingmu, supaya kamu bisa menghindarinya,
|
RSS Feed